``

cerita tentang 6 hal

Tadi sewaktu sedang menunggu di ruang tunggu bandara Sepinggan, saya membaca sebuah tulisan yang cukup bagus di sebuah majalah. Tulisan ini berisi percakapan antara Imam Ghazali dengan para muridnya. Karena menurut saya isinya bagus, maka saya tulis saja di blog ini supaya bisa dibuka2 lagi kapan2.

Tapi karena saya tidak mencatatnya, maka saya akan tulis apa yang saya ingat saja. Mudah2an tidak terlalu banyak tereduksi baik makna maupun isinya.

Suatu saat, Imam Ghazali sedang berkumpul bersama murid2nya. Kemudian beliau bertanya, "Apakah hal yang paling dekat dengan kita?"

Murid2nya menjawab, "Orang tua!", "Saudara", "Keluarga", "Anak-istri".

Imam Ghazali tersenyum dan berkata, "Semuanya tidak salah, tetapi hal yang paling dekat dengan kita adalah kematian. Karena tiada satu pun manusia yang bisa lepas dari kematian".

Kemudian sang Imam bertanya lagi, "Apakah yang paling jauh dari kita?"

Para muridnya menjawab, "Bulan!", "Matahari", "Negeri Cina", "Langit dan bintang2".

Imam Ghazali kembali tersenyum dan berkata, "Jawaban kalian benar, tetapi hal yang paling jauh dari kita sesungguhnya adalah masa lalu. Tiada satupun dari kita yang bisa menjangkau masa lalu."

Pertanyaan dari Imam Ghazali selanjutnya, "Apakah hal yang paling besar?"

Jawab para muridnya, "Gunung-gunung", "Samudra", "Bumi."

Imam Ghazali berkata, "Tidak ada yang lebih besar daripada** hawa nafsu**. Begitu besarnya hawa nafsu sehingga manusia sering berbuat kerusakan terhadap dirinya dan semua yang ada di muka bumi."

Pertanyaan selanjutnya, "Apakah yang **paling berat **di muka bumi ini?"

Murid2nya mencoba menjawab, "Gajah", "Batu2an."

Imam Ghazali pun berkata, "Tidak ada yang lebih berat daripada memegang amanah."

Lanjut Imam Ghazali, "Apakah yang **paling ringan **menurut kalian?"

Para murid mencoba menjawab, "Kapas!", "Debu", "Awan."

Imam Ghazali berkata, "Yang paling ringan bagi manusia adalah meninggalkan sholat. Sedemikian ringannya hingga banyak manusia yang tidak merasa berdosa ketika meninggalkannya."

Pertanyaan terakhir, "Hal apakah yang paling tajam?"

Murid2nya lantas menjawab, "Pedang?", "Sebilah pisau", "Sembilu?"

Imam Ghazali berkata, "Tidak ada yang lebih tajam daripada lidah manusia. Sedemikian tajamnya sehingga mampu merusak persaudaraan, menebarkan fitnah keji, dan menghancurkan umat."

Sekian.

Mudah2an apa yang saya tulis tidak mengurangi pesan yang terdapat dalam cerita ini.

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.