``

berlangganan kompas cetak atau elektronik?

Saya mulai berlangganan koran Kompas semenjak tinggal di Rumbai ini. Dulu, sewaktu di Balikpapan, saya tidak berlangganan koran apapun, karena toh saya lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah.

Setiap hari tukang koran mengantarkan Kompas ke rumah saya pada siang hari. Biasanya saya membacanya sewaktu istirahat siang. Tapi, selama bulan puasa ini, Kompas baru tiba di rumah saya menjelang waktu berbuka puasa. Hehehe. Padahal ini koran pagi ya.

Kemudian sekarang ada layanan ePaper Kompas yang menurut saya sangat bagus. Apa yang ada di epaper Kompas itu persis sama dengan yang ada pada versi cetaknya. Selain itu sekarang layanan ini masih gratis. Namun, saya tidak tahu apakah akan gratis terus ya?

Lalu saya pikir, apa saya cukup membaca versi elektroniknya saja? Apakah ePaper Kompas ini bisa menggantikan kenyamanan membaca versi cetaknya? Apakah worth it untuk menghentikan langganan versi cetaknya dan hanya mengandalkan versi elektroniknya saja?

Bagaimana ya enaknya?...

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.