``

internet itu penting, kata obama

Obama memang belum resmi menjadi Presiden Amerika Serikat, karena pelantikan baru akan dilakukan tanggal 20 Januari 2009 nanti. Tapi faktanya Obama-lah Presiden Amerika yang sesungguhnya, sedangkan George W. Bush sekarang hanya duduk manis di Gedung Putih, menjadi seekor bebek yang lumpuh, dan bahkan tak sabar ingin segera turun tahta. 😀

Dengan adanya resesi dan krisis ekonomi terparah sejah tahun 1930-an ada di depan mata, mau tak mau Obama harus bekerja super ekstra keras dan cepat kalau tak mau pemerintahannya gagal dalam menanggulangi kondisi buruk ini. Setelah membentuk beberapa tim khusus dan menunjuk beberapa orang untuk menduduki posisi2 kunci di pemerintahan dan kabinet, hari ini Obama kembali mengumumkan sebagian dari rencana besarnya melalui situs resmi Presiden AS Terpilih.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=iGpIT2bVZDw&eurl=http://change.gov/newsroom/entry/the_key_parts_of_the_jobs_plan/&feature=player_embedded]

Intinya, dia akan meluncurkan beberapa program pembangunan gedung yang hemat energi, investasi besar pada infrastruktur (terutama jalan dan jembatan), pengembangan pendidikan dan gedung sekolah, serta (ini yang paling menarik) komitmen Obama untuk mengembangkan sarana pendukung internet pita lebar (broadband).

Tanpa disadari internet menjadi kebutuhan yang makin primer. Saya sendiri agak takut membayangkan apa jadinya kalau tiba2 tidak ada akses internet dalam sehari saja. Di kantor saya misalnya, andai saja terjadi gangguan dalam sistem IT-nya satu jam saja, maka dapat dipastikan akan terjadi penurunan produktivitas, muncul potensi kerugian dan bahkan mungkin potensi kejadian yang membahayakan. Pendek kata, internet sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita. 😀

Dan oleh karenanya, Obama sampai merasa perlu memperkuat dan membangun sarana pendukungnya. Bahkan Obama terang2an menyebutkan bahwa ketersedian akses internet akan memperkuat posisi Amerika dalam kompetisi dunia. Tak cuma itu. Obama juga berencana untuk membuat seluruh sekolah, perpustakaan dan rumah sakit di Amerika Serikat terhubung melalui internet. Katanya, dengan demikian milyaran dollar uang rakyat dari pajak bisa dihemat tiap tahunnya.

Kalau semuanya bisa dilaksanakan (dan saya cenderung optimis mereka bisa), pasti hasilnya bisa luar biasa bagi rakyat Amerika.

Nah, sekarang pertanyaannya, bisa tidak ya Indonesia mengejar ketertinggalan ini? Apalagi kalau memang benar ketersedian akses internet itu berbanding lurus dengan competitiveness suatu negara... :p

Jangankan mau bermimpi punya ketersedian akses internet yang mumpuni, untuk makan saja masih ada jutaan rakyat kita yang kesusahan dan kurang gizi. Jangankan mau bermimpi punya sistem transportasi massa yang bagus, jalan2 raya dan jembatan saja masih banyak yang rusak.

Jadi, di Indonesia mau bermimpi saja susah ya... 😀

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.