``

Kolesterol dan Makanan

Beberapa hari yang lalu, saya memeriksakan darah saya untuk mengetahui kadar gula darah dan kolesterol. Hasilnya kadar gula darah saya masih bagus, namun (seperti biasa) kadar kolesterol saya berada di atas ambang batas yang normal. Untungnya tekanan darah, indeks massa tubuh dan ukuran lingkar perut alhamdulillah masih bagus juga.

Memang dari dulu masalah saya adalah urusan kolesterol. Banyak orang yang tidak menduga hal ini karena tubuh saya cenderung ideal (baca: kurus). Padahal sebenarnya tidak ada korelasi langsung antara berat badan dan kadar kolesterol yang tinggi.

Dokter biasanya hanya menganjurkan saya untuk menjaga pola makan dan rutin berolahraga, tanpa memberikan obat penurun kadar kolesterol. Alasannya pertama karena usia saya masih muda (ehem...) dan kedua karena indikator-indikator kesehatan saya yang lain seperti gula darah, tekanan darah dan sebagainya masih bagus sehingga belum ada potensi komplikasi.

Untuk olahraga saya mulai berusaha rutin. Untuk pola makan, walaupun saya belum diet ketat, namun saya sudah mulai menjaga asupan makana. Tanpa sadar saya mulai mengurangi makanan-makanan yang katanya berkontribusi banyak dalam menaikkan kadar kolesterol dalam darah seperti daging merah (apalagi yang berlemak), durian, goreng-gorengan, kuning telur, dan lain sebagainya. Sekali-sekali sih saya masih mau mencicipi tapi dalam jumlah yang amat sangat terbatas.

Contohnya seperti durian. Saya adalah penggemar buah yang satu ini. Tapi sekarang walaupun melihat durian monthong bergelimpangan di supermarket, air liur saya sudah tak menetes lagi. Kalau dulu hampir pasti saya akan membeli minimal satu gelondongan. 🙂

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.