``

naik taksi mercy

Sejak beberapa waktu yang lalu, Blue Bird mengganti sekian puluh armada taksi Silver Bird-nya dengan mobil Mercedes Benz C Class. Di Indonesia, tentu ini yang pertama kalinya armada taksi diperkuat dengan mobil sekelas Mercedes Benz C Class.

Dari tongkrongan luarnya, Silver Bird Mercy ini memang kelihatan lebih gagah dan elegan. Saya sudah ingin mencobanya sejak pertama kali melihat. Hanya saja karena jumlahnya yang belum banyak (sebagian besar armadanya masih menggunakan merek Nissan ataupun Honda), saya belum bisa segera merasakan naik taksi mewah tersebut.

Sampai akhirnya, hari kamis pagi, ketika hendak ke kantor dan memesan taksi, muncullah taksi dengan lambang cincin Mercedes Benz yang terkenal itu di hadapan saya. Akhirnya, saya bisa merasakan naik mercy. Hehehe....Saya memang norak.

Ketika di dalam, saya bisa merasakan kenyamanan mobil ini. Dan ternyata transmisinya pun otomatis (tadinya saya berasumsi kalau untuk taksi, mungkin transmisinya cukup yang manual saja). Interior dan panel dashboardnya juga bagus. Ya namanya juga mercy.

Saya juga sempat mengobrol2 sebentar dengan supirnya. Katanya, dia tidak terlalu happy memegang mobil ini. Lho kenapa? Karena menurutnya, mobil ini lebih boros bahan bakar. Sedangkan tarifnya tetap sama dengan armada Silver Bird lain yang masih menggunakan mobil2 yang relatif lebih irit bahan bakarnya. Padahal untuk urusan bahan bakar, supirlah yang menanggung ongkosnya.

Wah, yang sabar ya pak. Semoga nanti ada kebijakan yang lebih memihak para supir taksi.

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.