``

ngomong2 tentang pemimpin muda dan berandai2

Terpilihnya Dede Yusuf sebagai Wakil Gurbernur Jawa Barat beberapa saat yang lalu, menyusul terpilihnya Rano Karno sebagai Wakil Bupati Tangerang dan disusul oleh Gatot Pujo yang terpilih sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara, sepertinya membuat ungkapan "Yang Muda Ngga Dipercaya" itu tinggal kiasan semata. Terbukti, rakyat sekarang percaya terhadap pemimpin yang muda.

Momentum ini terasa pas kalau kita juga mengikuti sepak terjang Barrack Obama di Amrik sana. Obama merepresentasikan figur pemimpin masa depan yang cerdas, penuh integritas, kharismatik dan disukai banyak kalangan.

Tak heran apabila nanti banyak kaum muda yang bakal meramaikan bursa pilkada di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan bukan tidak mungkin, pada pemilihan presiden 2009 nanti bakal muncul calon presiden muda seperti mas Barrack Obama.

Mungkin tidak lama lagi, kita bakal mendengar Aa Nata masuk ke bursa pilkada Kota Bandung. Hehehe...

Menurut saya, bagus2 saja kalau kita punya banyak pemimpin muda di negeri ini. Yang penting, hasil kerjanya bagus, rakyat bisa jadi lebih sejahtera, negara bisa maju dan satu lagi yang paling penting, tidak ikut2an korupsi, bahkan kalau bisa memberangus korupsi sampai ke akar2nya.

Mestinya kaum muda bisa melakukan terobosan2 dan gebrakan2. Apalagi kalau masih benar2 belum tersentuh birokrasi, bisa lebih nothing to lose. Modal nothing to lose ini penting untuk membenahi sistem yang korup dan menyapu para koruptor di lingkungan pemerintahan. Sebab sangat susah untuk membersihkan lembaga pemerintahan yang korup kalau "sapunya sudah keburu kotor".

Berikutnya, kalau sudah terpilih, sebaiknya segera belajar, bekerja dan bekerja. Biasanya, seorang pemimpin terpilih yang mempunyai masa kerja 5 tahun akan menjalankan pola 2-1-2. Artinya, 2 tahun pertama belajar dan tebar2 pesona, 1 tahun berikutnya baru bekerja, dan 2 tahun terakhir sudah sibuk untuk pilkada selanjutnya. Praktis waktu untuk rakyat hanya 1 tahun alias 20% saja. Sayang, kan?

Mestinya yang dijalankan adalah pola 1-4, yaitu 1 tahun pertama belajar dan mendengar masukan langsung dari rakyat, 4 tahun berikutnya bekerja keras banting tulang peras keringat sambil terus mengevaluasi kinerja pemerintahan. Dengan pola seperti ini, mestinya hasilnya bisa lebih maksimal dan rakyat bisa melihat sendiri siapa pemimpin yang layak dipilih kembali. Tidak perlu repot2 mencuri2 start untuk berkampanye lagi. 😀

Nah, saya kemudian berandai2 kalau misalnya suatu hari rakyat memilih saya menjadi seorang walikota (entah walikota mana). Saya akan menjalankan pemerintahan saya dengan 4 program utama:

  1. Pembenahan dan Pembersihan Birokrasi, di dalamnya termasuk sistem pelayanan publik, sistem pengadaan barang, dan pembenahan aparaturnya. Saya akan tekankan bahwa "Zero Corruption is attainable" (meniru slogan "Zero accident is attainable"). Aparat yang kedapatan melakukan penyelewengan dan penyalahgunaan uang, barang, jasa dan jabatan, langsung akan disingkirkan dari tubuh pemerintahan. Untuk itu, mungkin saya perlu bekerja sama dengan Kepala Polisi (yang bersih) dan Jaksa (yang bersih juga), dan kalau perlu dengan KPK.
  2. Pendayagunaan potensi masyarakat. Saya akan buat sistem pinjaman bagi hasil untuk berwiraswasta dan membuat pembinaan berkesinambungan secara gratis untuk rakyat supaya bisa menggali potensi usaha dalam masyarakat. Ini ibarat membekali "pancing" kepada rakyat, daripada hanya memberikan "ikan" saja setiap hari.
  3. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan kualitas pendidikan untuk masyarakat. Untuk itu, saya akan menggandeng investor untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang efisien dan berkualitas. Nah, saya cenderung untuk membuat sistem pelayanan kesehatan yang tidak 100% gratis, tapi berbentuk asuransi yang disubsidi. Begitu juga dengan pendidikan. Diharapkan dengan sistem ini, investor bisa tertarik, masyarakat pun bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas.
  4. Perbaikan dan pembangunan infrastruktur. Yang paling vital adalah jalanan, kemudian listrik dan air bersih. Yang berikutnya adalah sistem IT. Untuk mewujudkan ini, saya akan mengundang para investor untuk bermitra dengan pemerintah kota yang prosesnya dilakukan secara transparan dan bisa diawasi oleh masyarakat.

Yah, dengan 4 program utama tersebut, saya berharap nantinya kalau terpilih saya bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat untuk memimpin dan memajukan kota ini (kota apa???). 😀

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.