``

puding karamel à la kadarnya

Tadi malam, atas dukungan dan doa restu dari istri, saya akhirnya berhasil membuat sebuah puding yang saya beri judul Puding Karamel à la Kadarnya!!!...nong neng nong neng

Cara membuatnya sangat gampang dan cepat. Cocok untuk para lelaki kesepian mereka yang kemampuan masaknya hanya sekaliber memasak indomie dan telor ceplok seperti saya. Tapi sebenarnya resepnya ini saya dapatkan dari istri saya sih, saya tinggal mengikuti instruksi2nya. Istri saya kebetulan tidak bisa membuat sendiri puding ini karena harus menggendong Luna yang tadi malam agak sedikit rewel, mungkin karena sudah mengantuk.

Pertama2, siapkan dulu bahan2nya. Di sini ada 2 macam bahan, yaitu bahan untuk adonan utamanya dan bahan untuk membuat karamel.

bahan-bahan1

Bahan2 untuk adonan utama:

  • 2 sendok makan tepung maizena
  • 125 gram gula pasir
  • 5 butir telur ayam
  • 1/2 sendok teh vanilla bubuk
  • 500 ml susu cair

Bahan2 untuk pembuatan karamel:

  • 175 gram gula pasir
  • 1 sendok makan air jeruk lemon
  • 2 sendok makan air tawar

Ihihihik... 😀

Oke, sekarang cara membuatnya. Pertama2, larutkan tepung maizena dengan sedikit susu cair. Aduk hingga rata. Kemudian, campurkan 5 butir telur ayam dengan gula pasir lalu aduk hingga kira2 gula pasir sudah larut merata. Setelah itu, masukkan campuran tepung maizena ke dalam adonan telur dan gula pasir lalu aduk hingga rata. Bersamaan dengan itu, masukkan susu cair sedikit demi sedikit ke dalam adonan tersebut sambil terus diaduk. Jangan lupa masukkan juga bubuk vanilla-nya ya. Lakukan hingga tangan pegal.

telur-dan-gula-dikocok1

setelah-telur-dan-gula-dikocok

Sekarang untuk membuat karamelnya. Panaskan wajan atau loyang di atas api yang kecil - sedang. Masukkan gula ke atas wajan yang sudah panas tadi. Tunggu hingga gula mencair dan warnanya berubah menjadi coklat bening.

gula-untuk-bikin-karamel

Sementara menunggu karamelnya jadi, siapkan loyang anti panas yang ditempatkan di atas sebuah loyang atau wadah lain yang sudah diisi dengan air secukupnya. Jadi ceritanya nanti adonan tadi akan dikukus di dalam oven. Pastikan airnya jangan terlalu sedikit ya.

Nah, begitu karamelnya jadi, masukkan campuran jeruk dan air putih tawar ke dalam wajan. Aduk hingga rata. Nah, untuk menjaga supaya karamelnya tidak mengeras, sebaiknya wajan tetap dijaga agar panas. Selagi masih cair, adonan karamel tadi kita siramkan perlahan2 ke dasar loyang yang akan digunakan untuk mengukus.

Setelah seluruh karamel sudah tersiram merata di loyang, maka masukkan adonan bahan utama tadi (telur, susu, gula pasir) di atas siraman karamel. Kemudian, masukkan loyang tersebut (beserta wadah di bawahnya yang berisi air) ke dalam oven. Oven dipanaskan pada suku 180 derajat Celcius (atau 365 derajat Fahrenheit). Tunggu kira2 45 menit - 1 jam.

Kalau sudah, puding diangkat dari oven dan dinginkan dahulu di suhu luar. Kalau sudah agak dingin, silakan simpan di kulkas supaya nanti kalau disantap lebih segar, nikmat dan asoy.

Oh iya, tadi malam saya melakukan blunder ketika memanggang adonan tersebut. Saya pikir oven akan mati sendiri setelah jangka waktu yang ditentukan habis. Eh, ternyata ovennya harus dimatikan juga. Jadilah puding itu agak gosong di bagian atasnya dan akibatnya lapisan atasnya terlalu mengembang. Begitu sudah dingin, lapisan atas tadi kempes dan berkeriput.

puding-karamel-keriput

nyammm

Walau tampangnya agak menyeramkan seperti itu, tapi rasanya dijamin enak deh. Istri saya saja sudah dari tadi makan puding ini sampai hampir ludes satu loyang. 😀

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.