``

risleting oh risleting

Risleting memang sebuah benda yang penting. Fungsinya menjadi sangat vital untuk menutup aurat dengan sempurna. Sampai2 ada pepatah: apalah arti sebuah celana, kalau risletingnya tidak tertutup.

Risleting adalah sebuah penemuan manusia yang spektakuler. Bayangkan saja kalau tidak ada risleting, mungkin dunia tidak akan seindah sekarang. Buat kaum adam misalnya, kalau tidak ada risleting celana, maka ritual pipis tidak bisa sepraktis sekarang yang bisa dilakukan dengan satu tangan saja, sedangkan tangan yang lain bisa memegang handphone atau rokok.

Saya pernah punya pengalaman buruk dengan risleting waktu kecil. Ya, apa lagi kalau bukan terjepit risleting. Saya ingat saya sampai menangis darah karena cemas aset berharga saya satu2nya ini hanya tergolek lemas tak berdaya dengan kulit yang terjepit gigi2 risleting. Saya lupa bagaimana akhirnya kemaluan kebanggaan saya itu akhirnya bisa lolos dari jepitan risleting.

Kisah berikut ini juga berhubungan dengan risleting alias zipper. Kisahnya agak tak masuk akal, tapi nyata. Agak mengharukan, tapi juga bikin ketawa dan geleng2 kepala.

Alkisah seseorang bernama** Fred Havemeyer, selama lebih dari setengah abad, tidak pernah menutup risleting celananya**. Bukan karena "anu"-nya terlalu besar hingga risletingnya tak bisa ditutup, melainkan karena dia memang tidak pernah mengecek dan berasumsi bahwa risletingnya sudah tertutup! 😀

Moral dari kisah nyata ini adalah, jangan mudah berasumsi tentang apapun, apalagi kalau itu berhubungan dengan risletingmu!

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.