``

Selamat Jalan, Oom Lilik

Sejak tadi malam, saya sudah mendengar berita tentang penembakan Wakapolwiltabes Semarang yang terjadi hari rabu siang dan dilakukan oleh anak buahnya sendiri. Nama pak Wakapolwil itu adalah AKBP Lilik Purwanto. Salah satu beritanya bisa dibaca di Kaltim post. Berita lengkapnya tentu bisa dibaca di berbagai headline media massa di Indonesia.

Sewaktu pertama kali mendengar berita penembakan itu, saya merasa familiar dengna nama Lilik Purwanto. Setelah saya ingat2, saya menduga mungkin si pak Lilik ini adalah juga perwira polisi muda yang sekitar 18 tahun lalu sering menumpang sholat di sebelah rumah saya. Waktu itu, saya masih SD kelas 3 atau 4 dan tinggal di Takalar, Sulawesi Selatan.

Oom Lilik, begitu biasanya saya memanggilnya, memang lumayan dekat dengan keluarga saya. Kebetulan rumah saya waktu itu berseberangan dengan kantor Polres Takalar, sehingga si Oom Lilik ini hampir setiap hari selalu menunaikan ibadah sholat dhuhur dan ashar di mushola samping rumah saya.

Orangnya ramah dan tidak galak (paling tidak itu penilaian seorang anak kecil). Seingat saya, beliau juga sering bermain bola sodok di belakang rumah saya, bersama dengan beberapa temannya.

Nah, sampai tadi pagi, saya masih penasaran, apakah benar korban penembakan ini adalah Oom Lilik yang saya kenal dulu. Dan ketika tadi pagi saya melihat fotonya terpampang di halaman depan koran Kaltim Post, maka yakinlah saya bahwa itu memang Oom Lilik.

Saya langsung mengirimkan sms ke orang tua saya untuk mendapatkan konfirmasi sekali lagi tentang hal ini, dan ternyata memang AKBP Lilik Purwanto itu adalah Oom Lilik.

Selamat jalan, Oom Lilik. Engkau gugur dalam menunaikan tugas. Selamat beristirahat dengan tenang di sisi-Nya.

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.