``

whatsapp group

Sejak diluncurkannya BBM (Blackberry Messenger) untuk Android dan iOS, sudah ke-8 kalinya (iya, saya memang menghitungnya) orang lain bertanya kepada saya kenapa tidak menginstal aplikasi tersebut di iPhone. Respon saya terhadap mereka semua sama: saya balik bertanya, "buat apa?"

Sejak berhenti menggunakan Blackberry berbulan-bulan yang lalu, saya tak pernah merasa kehilangan apapun. Di samping itu sekarang sudah banyak aplikasi sejenis yang fungsinya sama dan bahkan lebih baik daripada BBM. Tidak usah saya sebutkan satu per satu, kan? 🙂

Belakangan ini, teman-teman seangkatan waktu kuliah dulu malah sedang heboh-hebohnya meramaikan grup di aplikasi Whatsapp. Dulu katanya sudah pernah ada grup BBM-nya, tapi karena terbatas hingga 30 orang saja, tentu saja banyak dari kami yang tidak bisa join ke grup tersebut, termasuk saya sendiri. Sedangkan di Whatsapp, kalau saya tidak salah, satu grup bisa menampung hingga 50 orang. Lumayan.

Isi pembicaraan seringkali tidak penting, namun bisa menghibur, apalagi kalau topiknya seru dan saru. Saya perhatikan yang perempuan sekarang juga sudah lebih vulgar, mungkin karena mereka sudah menjadi istri dan ibu jadi sudah bisa merasakan sendiri kenikmatannya. Lho?

Manfaat yang paling besar dengan adanya sarana seperti ini adalah komunikasi dan silaturahmi. Informasi penting bisa disebarkan dengan cepat.

Show Comments

Get the latest posts delivered right to your inbox.